SUARA CYBER NEWS

Rabu, 28 Januari 2026

Bau Tak Sedap Bantuan Tefa SMKN 1 Lengkong, Pengadaan Rp100 Juta Diduga Tak Sesuai Spek


Nganjuk – Aroma ketidakberesan mencuat dari pengelolaan Bantuan Teaching Factory (Tefa) Tahun Anggaran 2025 di SMKN 1 Lengkong, Kabupaten Nganjuk. 

Bantuan senilai Rp100.000.000 tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang tertuang dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Informasi yang beredar di masyarakat menunjukkan adanya perbedaan mencolok antara spek barang yang tercantum dalam RAB dengan barang yang direalisasikan di lapangan.

 Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar, sekaligus memantik kecurigaan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana bantuan pendidikan tersebut.

Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media justru menemui jalan buntu.

 Humas SMKN 1 Lengkong, Mahardika, saat dikonfirmasi pada Selasa (27/1/2026), tidak memberikan penjelasan substansial terkait dugaan tersebut.

“Kalau mau ketemu janjian dulu, mungkin minggu depan saya senggang,” ujarnya singkat.

Pernyataan tersebut dinilai belum menjawab inti persoalan, terutama terkait rincian spesifikasi pengadaan, mekanisme pelaksanaan, serta kesesuaian barang dengan RAB yang telah disusun.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi maupun penjelasan terperinci dari pihak sekolah mengenai dugaan ketidaksesuaian spesifikasi pengadaan barang Bantuan Tefa tersebut. Sikap tertutup ini justru semakin memperkuat sorotan publik dan memicu desakan agar pihak terkait, termasuk instansi pengawas, segera turun tangan melakukan penelusuran.

Dana pendidikan yang bersumber dari negara sejatinya diperuntukkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi siswa. Oleh karena itu, setiap indikasi penyimpangan, sekecil apa pun, patut dibuka secara terang benderang demi menjaga kepercayaan publik.

Media ini akan terus berupaya meminta klarifikasi lanjutan dan memantau perkembangan kasus tersebut.

 

Copyright © | SUARA CYBER NEWS