Kamis, 30 Juli 2026
"KAMI BUKAN LONDO IRENG!" Teriakan Wartawan Nganjuk Menggema, Marwah Pers Dipertaruhkan di Gedung DPRD
Rabu, 29 Juli 2026
Ribuan Warga PSHT Padati Padepokan! Tangis Haru Iringi Santunan 25 Anak Yatim dalam Pengajian Akbar dan Sema'an Al-Qur'an Jantiko Mantab
Minggu, 26 Juli 2026
Perkuat Akar Rumput untuk Pemilu 2029, PAC PDIP Kecamatan Nganjuk Sukses Gelar Musyawarah Ranting.
NGANJUK – Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Nganjuk Kota sukses menyelenggarakan Musyawarah Ranting(Musran). Agenda konsolidasi internal yang dibungkus dalam rapat Musyawarah PAC ini difokuskan untuk menjaring calon Ketua Ranting di 13 kelurahan dan 2 desa yang tersebar di wilayah Kecamatan Nganjuk.
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat gotong royong ini digelar di Lumos Caffe And Pool, Jalan Gatot Subroto No.1, Kelurahan Kauman, Kabupaten Nganjuk, pada Sabtu 25/07/2026.
Istimewanya, forum ini dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, S.E., S.H., M.M., M.B.A, yang bertindak sebagai pimpinan sidang. Kehadiran seluruh elemen pengurus ranting, dalam acara ini menjadi bukti nyata komitmen partai dalam memperkuat soliditas kader hingga ke tingkat akar rumput.
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Nganjuk, Rizky Pramudya, menegaskan bahwa Musran Musanran ini bukan sekadar agenda rutin organisasi. Menurutnya, ini adalah momentum strategis untuk melahirkan pemimpin ranting yang loyal, militan, dan berdedikasi tinggi kepada partai dan masyarakat.
“Alhamdulillah, rapat PAC dan Ranting se-Kecamatan Nganjuk berjalan sukses. Harapan kami, struktur kali ini bisa memunculkan wajah-wajah baru dari generasi muda, baik milenial, Gen Z, serta keterwakilan perempuan di dalamnya,” ujar Rizky.
Rizky menambahkan, kepengurusan yang solid di tingkat bawah akan mempermudah jalannya program-program partai yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. PAC berkomitmen untuk terus berkolaborasi aktif dan menjadi jembatan bagi aspirasi masyarakat dari tingkat paling bawah.
Ia juga berharap seluruh skema konsolidasi yang telah disusun oleh DPC dapat berjalan lancar agar seluruh struktur partai, mulai dari tingkat desa hingga dusun, dapat terisi penuh.
“Mohon doanya agar proses konsolidasi ini berjalan maksimal. Semua kader dan pengurus harus terus bergerak solid menyongsong kemenangan di Pemilu 2029,” tambahnya.
Apresiasi tinggi datang dari Ketua DPC PDIP Nganjuk, Marhaen Djumadi. Ia mengaku bangga karena musyawarah ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga berhasil menjaring banyak minat dari kalangan anak muda dan memenuhi kuota perempuan sesuai instruksi partai.
“Sesuai dengan arahan partai, seluruh anggota harus mewakili 40 persen keterwakilan perempuan dan didominasi oleh pemuda-pemudi Gen Z, terutama yang berusia di bawah 35 tahun,” ungkap Marhaen.
Marhaen memaparkan bahwa agenda penjaringan Musyawarah Ranting ini dilaksanakan secara serentak di 20 kecamatan di Kabupaten Nganjuk selama dua hari.
“Untuk hari ini, ada 6 kecamatan yang serentak melaksanakan musyawarah, yaitu Kecamatan Nganjuk, Wilangan, Bagor, Rejoso, Ngluyu, dan Gondang. Musran ini sangat krusial karena mereka adalah pasukan *grassroots* (akar rumput) yang harus kita siapkan kekuatannya sejak dini,” pungkasnya.
Melalui konsolidasi yang kokoh ini, PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk optimis dapat menciptakan energi perjuangan baru yang siap memenangkan agenda politik di masa depan demi kepentingan rakyat.
Kamis, 23 Juli 2026
Tak Ingin Nganjuk Terlihat Kumuh, Kang Marhaen Turun Tangan "Perangi" Kabel Semrawut yang Bertahun-tahun Menghiasi Langit Kota
Rabu, 22 Juli 2026
Sekali Tekan 112, Nyawa Bisa Terselamatkan! Pemkab Nganjuk Resmikan Layanan Darurat Terintegrasi 24 Jam
NGANJUK – Waktu menjadi penentu antara keselamatan dan petaka saat keadaan darurat terjadi. Menjawab kebutuhan itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk resmi meluncurkan Call Center Darurat 112 pada Rabu (22/7/2026), sebuah layanan terpadu yang dirancang untuk memangkas waktu respons sekaligus menghadirkan pertolongan lebih cepat bagi masyarakat.
Mulai hari ini, warga Nganjuk tak perlu lagi kebingungan mencari nomor telepon berbagai instansi ketika menghadapi situasi genting. Cukup menekan 112 tanpa kode area, laporan akan langsung diterima operator yang bersiaga selama 24 jam di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk, lalu diteruskan kepada instansi terkait sesuai jenis kedaruratannya.
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menegaskan, layanan ini diprioritaskan untuk menangani berbagai kondisi darurat seperti kecelakaan lalu lintas, kebakaran, kebutuhan ambulans, bencana alam, hingga kejadian lain yang membutuhkan penanganan cepat.
"Kalau ada kecelakaan, kebakaran, membutuhkan ambulans atau terjadi bencana, silakan masyarakat Nganjuk menghubungi 112. Kami ingin setiap laporan bisa segera ditindaklanjuti dengan pelayanan terbaik," ujar Kang Marhaen.
Menurutnya, keberhasilan layanan 112 tidak hanya ditentukan oleh keberadaan nomor panggilan, tetapi juga oleh kesiapan seluruh perangkat pendukung. Karena itu, sistem ini telah diintegrasikan dengan berbagai organisasi perangkat daerah dan instansi pelayanan agar koordinasi berjalan cepat dan efektif.
"112 bukan hanya milik Diskominfo. Layanan ini terhubung dengan berbagai instansi sehingga semua unsur harus siap, baik sumber daya manusia, perangkat, maupun jaringan komunikasinya," tegasnya.
Sementara itu, Pendamping Layanan Darurat 112 Kabupaten Nganjuk, Wahyu Prastiyo, menjelaskan bahwa sistem ini berbasis Base Transceiver Station (BTS) sehingga panggilan masyarakat tidak dialihkan ke pusat nasional, melainkan langsung diterima operator di Kabupaten Nganjuk.
"Masyarakat cukup menekan 112 tanpa kode area. Panggilan langsung masuk ke operator di Diskominfo Nganjuk dan tidak dikenakan biaya. Layanan ini aktif selama 24 jam penuh," jelas Wahyu.
Hadirnya Call Center 112 diharapkan menjadi tonggak baru pelayanan publik di Kabupaten Nganjuk. Dengan sistem yang terintegrasi dan respons yang lebih cepat, masyarakat kini memiliki akses lebih mudah untuk memperoleh pertolongan saat menghadapi kondisi darurat, kapan pun dan di mana pun dibutuhkan.






