SUARA CYBER NEWS

Sabtu, 31 Januari 2026

MBG Brebek Bobrok! Siswa Diduga Diberi Telur Busuk Berisi Embrio


Nganjuk — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sejatinya menjadi harapan peningkatan gizi anak sekolah justru berubah menjadi mimpi buruk. Sejumlah wali murid di wilayah Brebek, Kabupaten Nganjuk, melayangkan pengaduan keras setelah anak-anak mereka diduga menerima menu telur busuk dari Dapur Bendung Rejo Brebek.

Pengaduan tersebut menyebutkan kondisi telur yang disajikan sangat memprihatinkan. Tidak hanya berbau menyengat dan mengeluarkan cairan, beberapa telur bahkan didapati berisi embrio anak ayam. Fakta ini sontak memicu kemarahan para wali murid yang merasa anak-anak mereka diperlakukan tanpa standar kelayakan pangan yang manusiawi. Kejadian ini dilaporkan terjadi pada 29 Januari 2026.

Kecerobohan ini dinilai sebagai tamparan keras terhadap sistem pengawasan program MBG di wilayah Brebek. Alih-alih memastikan asupan bergizi dan aman, dapur penyedia justru diduga meloloskan bahan pangan yang secara kasat mata sudah tidak layak konsumsi.

Menindaklanjuti pengaduan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Puguh Harnoto, mengaku langsung meneruskan laporan ke tingkat lebih tinggi.

“Ok, ini langsung kami laporkan ke asisten ekbang,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, perwakilan SPPI, Yudik, saat dikonfirmasi menyampaikan respons normatif.

“Terima kasih atas masukannya, kami akan evaluasi dan ke depannya akan melakukan yang terbaik,” ujarnya.

Namun jawaban tersebut dinilai belum cukup meredam kekecewaan publik. Salah satu wali murid bahkan melontarkan pernyataan keras, menuntut ketegasan pemerintah.

“Kalau pelaku tidak diberi teguran keras dan masih diberi kewenangan menyuplai makanan ke siswa, lebih baik dapurnya ditutup saja. Ini menyangkut kesehatan dan keselamatan anak-anak,” tegasnya.

Kasus ini memunculkan pertanyaan besar: sejauh mana pengawasan dapur MBG dilakukan? Siapa yang bertanggung jawab atas lolosnya bahan makanan busuk ke tangan siswa?

Publik kini menanti langkah tegas pemerintah daerah. Tanpa sanksi nyata dan evaluasi menyeluruh, program Makan Bergizi Gratis berpotensi kehilangan kepercayaan masyarakat—bahkan berubah menjadi ancaman kesehatan bagi generasi muda.

 

Copyright © | SUARA CYBER NEWS