SUARA CYBER NEWS

Sabtu, 17 Januari 2026

Mitra MBG Sukomoro Klarifikasi Temuan Buah Busuk, Akui Kelalaian dan Sampaikan Permohonan Maaf


Nganjuk — Mitra penyedia Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Sukomoro akhirnya angkat bicara menyusul keluhan wali murid yang mencuat ke publik terkait temuan buah diduga busuk dalam paket makanan siswa. Klarifikasi tersebut disampaikan setelah pemberitaan Media Jatim Warta Global memuat foto buah yang dinilai tidak layak konsumsi.

Refan, selaku penanggung jawab Yayasan Putra Abdi Nusantara yang menjadi mitra MBG di Kecamatan Sukomoro, mengaku terkejut atas adanya keluhan tersebut. 

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah berniat mendistribusikan bahan pangan yang tidak memenuhi standar konsumsi.

“Saya sangat terkejut. Kami benar-benar tidak menyangka masih ada buah yang tidak layak konsumsi hingga bisa lolos dan diterima oleh siswa,” ujar Revan saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Kamis (15/1/2026).

Menurutnya, selama ini pihak yayasan telah menerapkan prosedur pengawasan dalam proses pengadaan dan pendistribusian makanan. Namun demikian, Revan tidak menampik adanya kelalaian dalam tahapan pengecekan akhir bahan makanan sebelum dibagikan kepada penerima manfaat.

“Kami akui ada kekurangan dalam proses kontrol kualitas. Ini menjadi catatan serius bagi kami,” ungkapnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kelembagaan, mitra MBG menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada wali murid, para siswa, serta seluruh pihak terkait atas kejadian tersebut.

“Atas nama mitra penyedia Makan Bergizi Gratis, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas keteledoran ini,” tegas Revan.

Ia menambahkan, insiden tersebut akan dijadikan bahan evaluasi menyeluruh. Ke depan, pihaknya berkomitmen memperketat pengawasan, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses distribusi, guna memastikan seluruh makanan yang diberikan benar-benar aman dan layak konsumsi.

“Kami ingin memastikan pelayanan MBG berjalan lebih baik dan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi tumbuh kembang anak-anak,” pungkasnya.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis dalam upaya peningkatan gizi dan kesehatan peserta didik.

 Oleh karena itu, aspek kualitas dan keamanan pangan menjadi hal krusial yang harus dijaga secara ketat demi menjaga kepercayaan masyarakat dan keberlanjutan program. (Amin)

 

Copyright © | SUARA CYBER NEWS